Insan Medika Logo

Peringati Hari Mental Dunia, Insan Medika dan Inspirasien Gelar Live Talk Show Bahas Toxic Positivity dan Emotional Burnout

Oleh Arizal
Direview oleh Dokter
30 Oktober 2026
2 menit baca Menit Baca
Peringati Hari Mental Dunia, Insan Medika dan Inspirasien Gelar Live Talk Show Bahas Toxic Positivity dan Emotional Burnout

Insan Medika berkolaborasi dengan Inspirasien menggelar live talk show bertajuk “Bebas dari Toxic Positivity & Emotional Burnout” pada Rabu, 28 Oktober 2026. Disiarkan melalui Instagram Live @insanmedika_, kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi kesehatan mental dalam momentum Bulan Kesadaran Kesehatan Mental atau Hari Kesehatan Mental Sedunia.

Dipandu oleh Anisfatur Rosidah, acara berlangsung selama 45 menit dengan menghadirkan Yasmin Shidqiyah Syahrazad Falabibah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Clinical Psychologist Associate dari Inspirasien. Keduanya membahas berbagai tantangan emosional yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika seseorang menghadapi tekanan pekerjaan, kondisi finansial, dan paparan media sosial.

Memahami Toxic Positivity dan Emotional Burnout

Salah satu pembahasan utama dalam live talk show ini adalah bahaya toxic positivity, yaitu kecenderungan memaksakan diri untuk selalu berpikir positif meskipun sedang menghadapi situasi sulit. Sikap tersebut dapat membuat seseorang mengabaikan atau menekan emosi yang sebenarnya perlu dikenali dan diproses.

Yasmin juga membahas cara mengenali tanda awal overthinking dan kecemasan, termasuk ketika pikiran terus berputar hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Pembahasan ini turut mengangkat emotional burnout, yaitu kondisi kelelahan emosional yang dapat muncul ketika seseorang terus menghadapi tekanan tanpa memiliki ruang untuk memulihkan diri.

Selain mengenali tanda-tandanya, peserta diajak memahami pentingnya memproses emosi secara jujur dan membangun batasan diri. Kedua hal tersebut membantu seseorang merespons tekanan dengan lebih sehat, alih-alih terus memaksakan diri untuk terlihat baik-baik saja.

Baca juga: Insan Medika Kupas Seni Mengelola Stres dan Burnout di Dunia Kerja Bersama dr. Fatmasari Diahpermata

Membangun Ketahanan Mental dalam Kehidupan Sehari-hari

Pembahasan berikutnya berfokus pada langkah membangun mental resilience atau ketahanan mental yang sehat. Ketahanan mental bukan berarti seseorang harus selalu kuat atau mampu menghadapi semua masalah sendirian, melainkan kemampuan mengenali kondisi diri, mengelola emosi, dan mencari dukungan ketika dibutuhkan.

Dalam sesi tersebut, narasumber juga mengingatkan pentingnya memahami kapan seseorang perlu mengakses bantuan profesional. Dengan mengenali kebutuhan diri dan tidak mengabaikan tanda kelelahan emosional, masyarakat dapat mengambil langkah lebih awal untuk menjaga kesehatan mental.

Melalui kegiatan ini, Insan Medika dan Inspirasien menghadirkan ruang edukasi yang mengajak masyarakat membicarakan kesehatan emosional secara lebih terbuka. Bagi yang belum sempat mengikuti siaran langsungnya, rekaman live talk show “Bebas dari Toxic Positivity & Emotional Burnout” dapat disaksikan melalui Reels Instagram @insanmedika_.

Butuh Layanan Home Care?

Konsultasikan kebutuhan perawatan Anda dengan tim medis kami secara gratis.

Anggota Dari
Logo LSP CaregiverLogo Asosiasi Senior Living Indonesia

Copyright © 2026 PT Insan Medika Persada. All rights reserved.