Heat Stroke: Kenali dan Waspadai Saat Cuaca Terik

Cuaca panas yang terjadi beberapa bulan ini, yang membuat kita gerah. Ternyata tak hanya berbahaya untuk kesehatan kulit, tapi juga berdampak pada isu kesehatan lainnya. Seperti salah satunya adalah heat stroke atau sengatan panas. Jika tidak segera ditangani, heat stroke dapat memicu menyebabkan kerusakan pada otak dan organ dalam tubuh lainnya, bahkan kematian. Belum memahami apa itu Heat Stroke? Kenali dan waspadai terutama saat cuaca terik, dengan menyimak ulasan berikut ini.

Kenali Heat Stroke

Heat Stroke adalah kondisi dimana suhu tubuh dapat mencapai lebih 40°C atau lebih. Heat Stroke dapat disebabkan oleh karena kenaikan suhu lingkungan, atau aktivitas tinggi yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

Gejala umum yang menandai sengatan panas: demam tinggi (40°C atau lebih), berkeringat deras, sakit kepala, kulit memerah dan mengering, tingkat respon yang melambat, jantung berdebar kencang, perubahan perilaku (kebingungan, linglung, mudah marah, dan gelisah), mual muntah, kejang-kejang, dan pingsan.

Waspadai Heat Stroke

Anda perlu waspada agar tidak mengalami sengatan panas ini. Tak perlu khawatir saat cuaca terik karena kondisi ini dapat dicegah. Lakukan langkah berikut.

1. Pakai pakaian longgar

Image result for kemeja shutterstock

http://antiketombe.clear.co.id/men/

Mengenakan pakaian tebal yang ketat saat cuaca panas tidak akan membuat tubuh Anda mendapatkan sirkulasi udara dengan baik.

2. Pakai tabir surya

Image result for tabir surya shutterstock

https://blog.bukalapak.com/2017/

Menggunakan tabir surya bisa memengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk mendinginkan diri. Gunakan tabir surya secara merata ke bagian yang paling sering terpapar sinar matahari setiap 2 jam sekali. Anda bisa memilih tabir surya yang mengandung SPF 50.

3. Minum banyak air putih

Related image

https://blogbeneficenciaportuguesascs.wordpress.com/2015/

Jika Anda diharuskan untuk melakukan aktivitas berat dalam cuaca panas, penuhilah asupan cairan Anda dengan banyak minum air putih dan sering beristirahat di tempat yang sejuk seperti di dalam ruangan ber-AC. Tetap terhidrasi akan membantu tubuh Anda menjaga suhu tubuh normal.

4. Jangan meninggalkan orang di dalam mobil dalam keadaan mesin mati

Image result for meninggalkan orang di mobil shutterstock

http://thegreenblog.net/2014/

Banyak orang tidak menyadari bahaya satu ini. Padahal, meninggalkan orang di dalam kondisi mesin mati adalah penyebab umum kematian terkait dengan panas, terutama bagi anak-anak. Saat mobil terparkir di bawah sinar matahari, suhu di mobil bisa naik 6 sampai 7 derajat celcius dari kondisi normal dalam 10 menit.

5. Hindari melakukan olahraga saat siang bolong

Related image

https://www.nutriliving.com/blog/

Cobalah menjadwalkan olahraga ataupun aktivitas fisik lainnya saat suhu udara sudah mulai sedikit lebih rendah, misalnya saat pagi atau sore hari.

6. Cari tempat untuk berteduh

Related image

http://www.minajapan.com/es/blog/

Batasi waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas fisik dalam keadaan panas sampai Anda sudah terbiasa dengan iklim, lingkungan, dan kondisi yang ada di tempat baru. Pasalnya, orang yang belum terbiasa dengan cuaca panas sangat rentan terhadap penyakit yang berhubungan dengan panas.

7. Hindari konsumsi aspirin atau obat-obatan penghilang nyeri

Image result for minum aspirin shutterstock

Jika Anda mengalami sengatan panas itu, mengonsumsi aspirin tidak akan membantu mengurangi suhu tubuh yang tinggi, melainkan akan menciptakan komplikasi.

Tag: articles

Akmelia